Rabu, 17 Desember 2008

SILSILAH MARGA SI RAJA HASIBUAN

MENGENAL SILSILAH MARGA Si RAJA HASIBUAN;
Marga sebagai identitas diri khususnya bagi masyarakat suku batak, merupakan salah satu identitas dalam membina kekompakan serta solidaritas sesama anggota marga sebagai keturunan dari satu leluhur, sehingga keutuhan marga - marga itu dalam kehidupan sistem " Dalihan Na Tolu " akan tetap abadi dan lestari sepanjang masa.
Dimana fungsi marga itu adalah sebagai landasan pokok yang menganut ketertiban dalam masyarakat suku batak mengenai seluruh jenis hubungan seperti adat dalam pergaulan sehari-hari, dalam adat Dalihan Na Tolu dan sebagainya. Dalam silsilah masyarakat suku batak ( dalam struktur tarombo) bahwa si Raja Hasibuan adalah keturunan dari si Raja Sobu, si Raja Sobu yang hidup pada abad XV atau sekitar tahun 1455 adalah keturunan ke V dari si Raja Batak, ayahnya bernama Tuan Sorbadibanua yang memiliki dua orang istri yang pertama bernama Nai Anting Malela dan memiliki anak lima orang dan istrinya yang ke dua bernama si Baru Basopaet ( Putri Mojopahit) PUTRI Raja Majapahit adek kandung dari Raden Widjaya dan memiliki anak tiga orang.Si Raja Sobu memiliki dua orang anak putra yang bernama Raja Tinandang atau lebih dikenal dengan bernama Toga Sitompul dan si Raja Hasibuan.
Di masa kecilnya, Toga Sitompul dan si Raja Hasibuan tinggal bersama orang tuanya di Desa Lobu Galagala yang terletak di kaki Gunung Dolok Tolong ( Kabupaten Toba Samosir saat ini ) dan setelah beranjak dewasa si Raja Hasibuan pergi merantau ke Desa Sigaol - Uluan dan menetap disana yang pada akhirnya menjadi bonapasogit marga Hasibuan, dan iapun mangalap boruni rajai boru Simatupang dari Muara.
Si Raja Hasibuan memiliki lima anak (putra) dan lima boru (putri), anak pertama bernama Raja Marjalo dan tinggal di Sigaol - Uluan dan tetap memakai marga Hasibuan, namun setelah berumah tangga Raja Marjalo membuat atau membuka perkampungan baru yang bernama Hariaramarjalo di Lumban Bao Sigaol saat ini, Hariara (pohon Ara) marjalo (namanya) dan membuat pertanda dengan menanam pohon Hariara (Ara) yang sampai saat ini masih berdiri kokoh, dan disampingnya telah dibangun Monumen si Raja Hasibuan yang sudah diresmikan pada tahun 2002 lalu. Anak ke dua adalah bernama Guru Mangaloksa, pergi merantau ke daerah Silindung dan menetap disana di kampung Marsaitbosi dan menikah dengan marga boru (putri) Pasaribu. Keturunan Guru Mangaloksa telah memakai nama/marga baru yaitu Marga Hutagalung, Marga Hutabarat, Hutatoruan dan Marga Panggabean. Kemudian keturunan marga Hutatoruan menjadi marga Hutapea dan marga Lumbantobing, sementara keturunan marga Panggabean ada yang memakai marga Simorangkir dan keturunan dari Guru Mangaloksa ini dikemudian hari di kenal dengan sebuatan " SI OPAT PUSORAN ". Menurut cerita, bahwa sebahagian keturunan Guru Mangaloksa yang merantau ke Tapanuli Selatan Sipirok tetap memaki marga Hasibuan, begitu juga dengan marga Hasibuan dan marga Lumbantobing yang bermukin di Laguboti. Anak ketiga dari si Raja Hasibuan adalah Guru Hinobaan, pergi merantau ke Barus/Sibolga atau Asahan tetap memakai marga Hasibuan. Anak ke empat adalah bernama Guru Maniti dan ini dikabarkan pergi merantau ke daerah Aceh ( Nangro Aceh Darussalam saat ini) kemungkinan keturunan inilah yang mengaku batak sampulu pitu (17) ? yang bermukin di kabupaten Alas saat ini, dan hingga saat ini Parsadaan Pomparan ni Raja Hasibuan dimanapun berada masih menanti kembalinya keturunan anak yang hilang ini. Anak kelima adalah Guru Marjalang, pergi merantau ke Padang Bolak/Sibuhuon Tapanuli Selatan tetap memakai marga Hasibuan.
Sedangkan ke lima boru (putri) si Raja Hasibuan adalah bernama si Boru Turasi marhamulion/marhuta (kawin) dengan marga Sitorus Pane di Lumban Lobu, si Boru Tumandi marhamulion/marhuta (kawin) ke marga Panjaitan di Sitorang, si Baru Taripar Laut marhamulion/marhuta (kawin) dengan marga Simanjuntak di Sitandohan Balige, si Boru Sande Balige ke marga Siahaan di Hinalang Balige dan si Boru Patar Nauli ke marga Siringoringo di Muara, dan ketika diadakan perayaan Monumen si Raja Hasibuan di Lumban Bao Hariaramarjalo tahun 2002 lalu semua perwakilan dari si Raja Hasibuan dan boru hadir bersama rombongan masing - masing, kecuali keturunan dari Guru Maniti yang tidak hadir.
Hingga saat ini, hukum dan tatanan adat tidak memperbolehkan marga Hasibuan untuk menikah dengan keturunan Guru Mangaloksa, walaupun berlainan marga begitu juga sebaliknya, tetapi anehnya sesama keturunan Guru Mangaloksa yang berbeda marga boleh dijadikan suami atau istri. Paling anehnya lagi, marga Hasibuan disebut tidak memiliki Pogu (empedu) katanya: Hasibuan na so marpogu on ( Hasibuan yang tidak punya Empedu ini ), rupanya waktu mudanya si Raja Hasibuan sering " Lari Pagi " bersama kuda kesayangannya, sehingga para tetangga secara iseng memberi julukan " na songon hoda mi do ho dang olo loja "(rupanya kamu seperti kudamu, tidak mau letih),"katanya, atau apakah memang kuda tidak memiliki Empedu ? atau barang kali si Raja Hasibuan dulunya adalah pekerja keras sehingga para adeknya semua berhasil mendapat gelar GURU.
Sejarah adalah suatu kisah masa lalu yang kemungkinan besar sulit diyakini dan dipercaya, bahwa sesuatu yang diceritakan itu benar adanya, namun alanhgkah baiknya kita sebagai generasi penerus sejarah meyakini dengan harapan dapat meluruskan suatu sejarah itu untuk sama - sama memahami demi kemajuan bersama, agar generasi yang akan datang sebagai generasi penerus dengan nilai positif untuk mengetahui asal usul leluhur marga, misalnya marga Hasibuan.
erlin hasibuan parsaba langit.

30 komentar:

  1. appara....saya hasibuan yang kebetulan tercampak ke daerah selatan, tepatnya kecamatan sosa berbatasan dengan pekan baru riau, gimana ini sebenarnya kisah marga hasibuan ini...?? ko' banyak versi..ada yang mengatakan yang ke selatan adalah keturunan guru mangaloksa ada juga yang mengatakan keturunan guru hinobaan, berbeda dengan versi yang appara jabarkan keturunan guru marjalang, mohon penjelasannya appara...atau kalau appara berkenan boleh ke email hutarajalama@yahoo.com sebelumnya saya ucapkan terimaksih....horas......

    BalasHapus
  2. @ampara ari:
    Kalau ingin tahu lebih jelas, silahkan baca buku tarombo dan legenda raja hasibuan dan pinompar, terbitan CV. Lider Jakarta, karangan Drs. Marsudin Hasibuan.
    Buku itu merupakan inti sari dari hasil seminar pembakuan tarombo oleh punguan Raja hasibuan dan boru sejabotabek tahun 1995.
    Semoga bermanfaat.

    BalasHapus
  3. terimaksih atas pemberitahuannya.. jujur rumit bangatttttttttttttttttttttt....hehheh

    BalasHapus
  4. Sabenarnya saya ragu dengan berbagai pendapat mengenai marga hasibuan. Saya juga bermarga Hasibuan, tp banyaknya tafsiran tentang sejara hasibuan ini, membautku ragu yang mana sebenarnya

    BalasHapus
  5. Saya catat sitambok dari Bapa saya begini kahanggi :
    Raja Batak, keturunannya:
    1. Ompung Tatai Bulan (Pasaribu)
    2. Raja Isombahon
    Keturunan dari Raja Isombahon
    1. Sori Mangaraja
    Keturunan dari Sori Mangaraja :
    1. Sorba di jae
    2. Sorba di julu
    3. Sorba di banua
    Keturunan dari Sorba di banua :
    1. Sibagot ni pohan
    2. Sipaet tua
    3. Silasabungan
    4. Siraja oloan
    5. Siraja huta
    6. Siraja sumba
    7. Siraja sobu sobu
    8. nai pos pos
    Keturunan dari Siraja sobu sobu :
    1. Boru tinandangan
    2. Raja hasibuan
    Keturunan dari raja hasibuan
    1. Raja manjalo
    2. Guru mangaloksa
    3. Guru marjalang
    4. Guru hinobahan
    5. Guru maniti
    Keturunan dari guru mangaloksa :
    1. Huta barat
    2. Huta galung
    3. Panggabean
    4. Huta toruan
    Keturunan dari huta toruan
    1. Lumban tobing
    1. Hutapea
    Keturunan dari lumban tobing
    1. Namora sende
    Keturunan dari namora sende :
    1. Ompu sominda
    2. Ompu sodongoran
    3. Botung
    4. Ompu tarongga
    5. Ompu jobur
    Keturunan dari Ompu jobur :
    1. Datunalobi Banualahi
    Keturunan dari datunalobi banualahi
    1. Halihi bangar
    2. Tabuk jongok
    3. tabu rahuti
    Keturunan dari Halihi bangar :
    1. Baginda imom
    2. Jaikum
    3. Linggoman
    4. Marisi
    Keturunan dari Linggoman :
    1. Jatudosan (Oppung saya)
    2. Majid
    3. Dasip
    4. Tialar (perempuan)
    5. Marianna (perempuan)
    6. Kasiba
    7. Mara iman
    8. Mara hajat
    Keturunan dari oppung saya (jatudosan)
    1. Pakih Syamsuddin (Ayah saya)
    2. Mara halim (uda)
    3. Dombir (bou)
    Anak dari Ayah saya :
    1. Ali muddin
    2. Syafiruddin
    3. Hasan Ashari
    4. Solih Dasopang
    5. Khairuddin
    6. Ahmad Dasri (orang terganteng se jagad raya kata mamak saya)

    Jadi saya adalah keturunan raja batak ke-XVI

    BalasHapus
    Balasan
    1. Raja sobu itu keturunan no 5...

      Hapus
    2. Saya Panggabean Lumban Ratus nomor 16. Sharing aja Apara; Keturunan dari guru mangaloksa :
      1. Huta barat
      2. Panggabean
      3. Huta toruan
      4. Guta galung

      Keturunan Panggabean:
      2.a Panggabean Lumban Ratus
      2.b Panggabean Simorangkir
      2.c Panggabean Lumban Siagian
      Keturunan dari huta toruan
      1. Lumban tobing
      1. Hutapea

      Keturunan dari lumban tobing:

      Menurutku Keturunan Lumban Tobing tetap bermarga Lumban Tobing (Tobing)
      Kalo ngebaca tulisan Apara, seolah-olah ada marga baru dari garis Lumban Toruan, yang bisa menyesatkan pandangan/ pengetauan orang lain/luar.

      Tapi kalo mau ambil garisnya apara sih OK lah dengan tetap menambahkan Marga dibelakang nama.
      Cocok Apara ku..

      Hapus
  6. ass....
    saya hasibuan juga.....
    saya berasal dari sosa
    (sekarang kabupaten padang lawas)
    jujur saya juga memiliki sitambok yang menyatakan saya juga keturunan raja batak.....
    tapi dari tulisan di atas ini semua menjadi rumit....
    apa ada ndak rujukan lain yang bisa sedikit lage bisa menjelaskan ini semua.....?
    tolong di balas ya......

    BalasHapus
  7. maaf saya mau nanya kebetulan tunangan saya bermarga hasibuan (perempuan),karna saya bukkan orang medan apakah saya membeli marga untuk nikah ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pada prinsipnya "orang Batak" tidak membatakkan suku lain.

      Jika "suku Batak" membatakkan suku lain,
      Apakah mereka siap di suku kan ke suku lain?

      Pasti tidak, karena garisnya akan hilang.

      Saya kira tidak membeli, karena apabila marga diperjual belikan........ Hmmm saya mikir....

      Setahu saya membayar sesuai dengan kesepakatan dari keluarga besarnya marga bersangkutan, namanya akan menjadi "orang tua adat" karena Orang Tua asli kita tidak akan berubah dengan ikut "orang tua adat" kita.

      Demikian dari pengenalan di masa modern sekarang.

      Hapus
  8. HORASSSS........
    Saya adalah Keturunan Siraja Hasibuan dan kami adalah keturunan siRaja Mangaloksa. Saya berdomisili di Pematang Siantar

    BalasHapus
  9. MHD.IQBAL ASSEGAF HSB
    horas ma sasudena kou-koum naadong dijae dohot dijulu sae marhorasan ma. dohot gabe-gabe ma hita sudena dohot lancar sudena urusanna.
    au inda setuju i dokkon ma marga hasibuan SUKU MANDAILING.

    BalasHapus
  10. au marga dasopang sutan doli, sutan garang, boto amu do raja i? heheeheehe

    BalasHapus
  11. Nama : Heru Christanto Hasibuan
    Asal : Kisaran - Asahan - Sumut

    ahu Hasibuan Daturara nomor 15 ( molo dang salah )
    hehehehe
    Horas ma di hita !

    sulit sekali menemukan marga Hasibuan di tempat saya kuliah di Undip.
    syukurnya ada beberapa keluarga kita yg saya temukan, seperti Hutabarat, Panggabean, dan Tobing.

    BalasHapus
    Balasan
    1. HORAS APPARA ...
      Sama kita bah...tp aku no 14, siapalah nama oppung kita dari daturara kalau aku op.Marjombing...

      Hapus
  12. horas tu akka oppung Hasibuan. Saya Khairunnas Panggabean Simorangkir No 15 asal tapanuli tengah. Kalau cerita batak, yang saya ingat hanya kalimat " Makkuling do Mudari". Kalau hasibuan saja BINGUNG kebenaran tarombo, apalagi Kami keturunan di bawah hasibuan. Tapi tetap saja kalau kita gk mau di sebut batak Dalle, kebenaran harus selalu di cari dan pastinya hanya pribadi dan perdamaian dengan pikiran dan hatilah kita mengakui suatu kebenaran ( Pedoman Filsafat ). Mauliate tu akka generasi na di tua hon.. Horas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cemanalah Bou.. Tapi tetapnya Opung kita.

      Tapi saya pernah hampir celaka lah Bou.

      Ada tetangga (dulu) Kenal pertama ngakunya Hasibuan..
      Kupanggil Opung. Rupanya Panggabean Simorangkir dianya Bou, nomor 19 pula itu.. Semenetara aq Panggabean Lumban Ratus nomor 16 Bou..

      Hapus
  13. Maharani : kenapa gak mau d blng batak

    BalasHapus
  14. @Hasibuan 666: Maksudnya si Khairunnas Simorangkir itu tidak mau disebut Batak "Dalle", bukan tidak mau disebut Batak. "Dalle" itu artinya orang Batak yang tidak tahu menahu lagi tentang marga bataknya ataupun adat bataknya ataupun bahasa bataknya. Itulah yang dimaksud Batak Dalle dan tidak ada orang Batak yang mau dipanggil Batak "Dalle"

    BalasHapus
  15. ass....
    appra " sya hasibuan jugak ni terlahir di riau 'kota dumai"
    kecamatan bukit kayukapur
    setelah di baca kok mirip ya sama perjalanan sya tu
    dan 1 hal kita harus tetap kompak
    pokok nya bagi yang kurang meresap untuk kita para hasibuan mohon di jelas kan lagi agar dapat di mengerti
    wasslaM,,,,
    horasS

    BalasHapus
  16. HORAS.......
    Ne ANDI PUTRA HASIBUAN kelahiran kisaran tempat tinggal di Rimba Melintang Kab.Rokan Hilir
    Terima kasih ya Appara-apparaku.....
    Dah mau ngasi tentang silsilah Hasibuan....

    BalasHapus
  17. HORAS TORKIS IMA TU KAHANGGI SONGONI MUSE TU IBOTOKKU SASUDENA...
    JAYA MA NIAN HASIBUAN DOHOT TU POPPARAN NAI...

    BalasHapus
  18. Keberadaan Raja Batak sekitar thn 1200 an,sementara di Padang Lawas sdh berdiri kerajaan Mandala Holing sekitar thn 500 s/d 1400.Kerajaan Mandala Holing bermula berdiri di tepi sungai Pane/Batang Pane didaerah Portibi Padang Lawas Utara.

    BalasHapus
  19. santabi bah di akka na parjolo, natua tua nami dohot haha anggi nami

    au hasibuan do

    taringot tu tarombo i ai songon na asing do sian na di ajarhon ni natua tua ku tuau dohot na binaen munai

    BalasHapus
  20. pingin deket sama sodara hasibuan,tapi kok kayaknya rumit yaaa,ayahku pake marga hasibuan tapi ngga diturunin ke saya,mohon dong enjelasannya,sejujurnya masih bingung sih hhehehe

    BalasHapus
  21. HASIBUAN KOMPAK TERUS, TERMASUK PARHADOP DI MANDAILING NATAL

    BalasHapus